
Perhatikan Perkembangan Kosakata dan Keberanian Berbicara
Kemajuan pertama yang bisa Anda ukur adalah penambahan kosakata dan keberanian anak menggunakan bahasa Inggris.
Coba perhatikan hal-hal berikut:
- Apakah anak mulai menyebut benda di rumah dengan bahasa Inggris? (misalnya: chair, table, water)
- Apakah ia berani menjawab pertanyaan sederhana seperti “How are you?”
- Apakah ia mulai mencampur bahasa Indonesia dan Inggris saat berbicara?
Seorang ibu pernah bercerita, “Awalnya anak saya cuma bisa bilang ‘yes’ dan ‘no’. Sekarang dia bisa bilang ‘Mom, I want milk.’ Walaupun belum sempurna, saya tahu itu kemajuan.”
Nah, kemajuan tidak harus langsung lancar seperti native speaker. Yang penting adalah bertambah dan berkembang. Dalam mendampingi anak belajar bahasa Inggris, fokuslah pada proses, bukan kesempurnaan
Lihat Kemampuan Memahami (Listening & Reading)
Selain berbicara, kemampuan memahami juga menjadi indikator penting.
Anda bisa mengeceknya dengan cara sederhana:
- Putar lagu anak berbahasa Inggris. Apakah ia mengerti isi lagunya?
- Bacakan cerita pendek. Apakah ia bisa menjawab pertanyaan sederhana tentang cerita tersebut?
- Beri instruksi sederhana seperti “Please take your book.” Apakah ia langsung paham?
Sering kali orang tua hanya fokus pada kemampuan berbicara, padahal kemampuan memahami adalah fondasi utama. Anak yang mampu memahami instruksi dalam bahasa Inggris berarti sudah mengalami perkembangan signifikan.
Dalam konteks parenting dan pendidikan bahasa, memahami lebih dulu sebelum lancar berbicara adalah hal yang sangat wajar.
Amati Konsistensi dan Minat Belajar
Kemajuan bukan hanya soal kemampuan, tapi juga sikap dan konsistensi.
Perhatikan:
- Apakah anak masih antusias saat belajar?
- Apakah ia mau mencoba meski takut salah?
- Apakah ia menunjukkan rasa ingin tahu tentang kata-kata baru?
Ada anak yang kemajuannya lambat secara akademik, tetapi sangat konsisten dan bersemangat. Itu juga bentuk perkembangan.
Sebaliknya, jika anak mulai terlihat tertekan atau kehilangan minat, mungkin metode belajarnya perlu dievaluasi. Peran orang tua dalam belajar bahasa Inggris bukan sekadar memantau hasil, tetapi juga menjaga suasana belajar tetap menyenangkan.
Ingat, tujuan awal belajar bahasa adalah komunikasi, bukan tekanan.
Bandingkan dengan Diri Sendiri, Bukan dengan Anak Lain
Kesalahan paling umum adalah membandingkan anak dengan temannya.
Setiap anak memiliki:
- Kecepatan belajar yang berbeda
- Gaya belajar yang berbeda
- Tingkat kepercayaan diri yang berbeda
Alih-alih membandingkan dengan anak lain, coba bandingkan dengan dirinya sendiri tiga atau enam bulan yang lalu. Apakah ada peningkatan? Apakah ia lebih percaya diri?
Mengukur kemajuan belajar bahasa Inggris anak harus bersifat personal dan realistis. Dengan begitu, orang tua dan bahasa Inggris anak bisa berjalan selaras tanpa tekanan berlebihan.
Gunakan Evaluasi Ringan dan Refleksi Bersama
Sesekali, lakukan evaluasi ringan tanpa membuat anak merasa sedang diuji.
Anda bisa:
- Mengajak anak bercerita tentang aktivitasnya dalam bahasa Inggris
- Bermain tebak gambar menggunakan kosakata
- Menulis kalimat sederhana bersama
Setelah itu, tanyakan dengan santai, “Menurut kamu, bagian mana yang paling sulit?”
Percakapan seperti ini membantu anak sadar akan proses belajarnya sendiri. Ini juga memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak.
Karena sejatinya, mendampingi anak belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang bahasa, tetapi tentang kebersamaan dan dukungan.
Kesimpulan: Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil
Mengukur kemajuan belajar bahasa Inggris anak tidak harus rumit. Anda bisa melihatnya dari:Bertambahnya kosakataKemampuan memahami instruksiKeberanian berbicaraKonsistensi dan minat belajarPeningkatan dibandingkan dirinya sendiriYang terpenting, jadilah pendamping yang suportif. Anak yang merasa didukung akan lebih percaya diri untuk mencoba.Mulailah hari ini dengan satu langkah kecil: ajak anak berbicara dalam bahasa Inggris selama 5–10 menit di rumah. Tidak perlu sempurna. Tidak perlu panjang. Yang penting konsisten.Karena dalam perjalanan belajar bahasa, kehangatan orang tua sering kali lebih berpengaruh daripada metode apa pun.