Leaf Global Indonesia

Perlukah Anak Bisa Bahasa Inggris Sebelum Masuk SD?

Kekhawatiran Orang Tua Zaman Sekarang

“Anak saya belum bisa Bahasa Inggris, nanti ketinggalan nggak ya pas masuk SD?”
Pertanyaan ini sering muncul di benak banyak orang tua, terutama di era sekarang ketika sekolah, tontonan, dan teknologi anak sudah sangat dekat dengan Bahasa Inggris. Mulai dari lagu anak, YouTube Kids, game edukasi, hingga kurikulum sekolah yang perlahan memasukkan Bahasa Inggris sejak dini.

Sebagian orang tua merasa perlu mengejar ketertinggalan, sebagian lagi khawatir anak akan stres jika dipaksa belajar terlalu cepat. Di sinilah dilema muncul: apakah anak harus bisa Bahasa Inggris sebelum masuk SD, atau cukup dikenalkan saja?

Artikel ini akan membantu orang tua memahami posisi yang tepat—bukan dari sisi gengsi, tapi dari sisi perkembangan anak, kesiapan mental, dan dampak jangka panjangnya.

Perlu Diluruskan Dulu: Bisa vs Terbiasa Bahasa Inggris

Hal pertama yang perlu dipahami adalah perbedaan antara “bisa” dan “terbiasa” Bahasa Inggris. Banyak orang tua mengira sebelum SD anak harus sudah lancar berbicara. Padahal, yang jauh lebih penting adalah familiaritas dan kenyamanan anak terhadap Bahasa Inggris.

Anak usia pra-SD idealnya:

  • Terbiasa mendengar Bahasa Inggris
  • Mengenal kosakata sederhana (warna, angka, benda sekitar)
  • Tidak takut mendengar atau mengucapkan kata Bahasa Inggris
  • Menganggap Bahasa Inggris itu menyenangkan, bukan menakutkan

Seorang praktisi pendidikan anak pernah berkata,

“Target anak usia dini bukan fasih, tapi percaya diri.”

Jika sejak kecil anak sudah merasa Bahasa Inggris itu “teman”, maka saat masuk SD, proses belajarnya akan jauh lebih mudah dan natural.

Golden Age: Kenapa Usia Dini Sangat Ideal untuk Bahasa Inggris

Usia 3–6 tahun sering disebut sebagai golden age, yaitu masa ketika otak anak sangat cepat menyerap bahasa. Di usia ini, anak belajar bahasa seperti spons—tanpa harus menghafal rumus atau aturan tata bahasa yang rumit.

Beberapa keunggulan belajar Bahasa Inggris di usia dini:

  1. Pelafalan lebih natural
    Anak lebih mudah meniru bunyi dan aksen dengan tepat.
  2. Tidak takut salah
    Berbeda dengan anak besar atau dewasa, anak kecil berani mencoba.
  3. Belajar lewat pengalaman
    Lagu, gerak, cerita, dan permainan jauh lebih efektif daripada buku tebal.

Sebuah ilustrasi sederhana: anak yang sering mendengar lagu “Head, Shoulders, Knees, and Toes” akan otomatis tahu kosakata tubuh tanpa merasa sedang belajar. Inilah kekuatan usia dini.

Apa Risiko Jika Anak Sama Sekali Tidak Dikenalkan Bahasa Inggris?

Perlu jujur kita akui, dunia anak hari ini berbeda dengan 10–20 tahun lalu. Banyak sekolah SD—bahkan yang berbasis nasional—sudah mulai menggunakan istilah, instruksi, atau materi berbahasa Inggris.

Jika anak sama sekali asing dengan Bahasa Inggris, beberapa hal yang bisa terjadi:

  • Anak merasa minder saat teman-temannya sudah familiar
  • Anak cenderung pasif di kelas
  • Anak menganggap Bahasa Inggris sebagai pelajaran “sulit”
  • Anak cepat kehilangan percaya diri

Ini bukan soal pintar atau tidak, tapi soal mental dan kesiapan. Anak yang sudah terbiasa sejak kecil biasanya lebih tenang, lebih berani, dan lebih siap menerima materi baru.

Jadi, Perlukah Anak Bisa Bahasa Inggris Sebelum SD?

Jawaban jujurnya: tidak harus bisa, tapi sangat dianjurkan untuk dikenalkan dengan benar.

Yang perlu ditekankan bukan target akademik, melainkan:

  • Anak senang belajar
  • Anak merasa aman dan dihargai
  • Anak belajar lewat bermain dan pengalaman
  • Anak tidak dipaksa, tapi diajak

Bahasa Inggris sebelum SD seharusnya menjadi alat stimulasi, bukan beban. Jika metode yang digunakan tepat—mudah, menyenangkan, dan sesuai usia—anak justru akan menunggu waktu belajar dengan antusias.

Peran Orang Tua: Kunci Utama Keberhasilan Anak

Orang tua memegang peran yang sangat besar. Bukan dengan mengajari grammar, tapi dengan menciptakan lingkungan yang mendukung. Contohnya:

  • Memutar lagu anak berbahasa Inggris
  • Mengajak anak menonton kartun edukatif
  • Mengapresiasi setiap usaha anak, sekecil apa pun
  • Tidak membandingkan dengan anak lain

Ingat, setiap anak punya kecepatan belajar yang berbeda. Tugas orang tua bukan membuat anak “paling cepat”, tapi membuat anak paling siap dan paling percaya diri.

Jadi, perlukah anak bisa Bahasa Inggris sebelum masuk SD?
Jawabannya: tidak wajib fasih, tapi sangat penting dikenalkan sejak dini dengan cara yang tepat.

Bahasa Inggris bukan sekadar pelajaran, tapi bekal masa depan. Semakin dini anak merasa nyaman, semakin kuat fondasi yang ia miliki. Kuncinya ada pada metode, suasana, dan pendampingan yang penuh empati.

Jika orang tua ingin anaknya:

  • Percaya diri berbicara
  • Senang belajar
  • Tidak takut salah
  • Siap menghadapi sekolah dan masa depan

Maka mulailah sekarang, dengan cara yang mudah, menyenangkan, dan bermakna.
Disinilah lahirnya anak jago Bahasa Inggris.

Trusted by Thousands of Students

Sekarang Giliran Anda.

Artikel Lainnya

20/01/2026

Anak Malu Ngomong Inggris? Coba Teknik Ini di Rumah!

13/01/2026

3 Kesalahan Fatal Saat Memaksa Anak Les Bahasa Inggris

10/01/2026

Anak Aktif? Ini Strategi Belajar Bahasa Inggris Tanpa Disuruh

08/01/2026

Bagaimana Membuat Rutinitas Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan?

07/01/2026

5 Alasan Anak Butuh Pendampingan Belajar Bahasa Inggris dari Tutor

06/01/2026

Cara Melatih Anak Supaya Berani Speaking di Depan Umum

Daftar Sekarang!