Leaf Global Indonesia

Subject-Verb Agreement: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Speaking

Banyak anak sebenarnya sudah punya banyak kosakata bahasa Inggris. Mereka tahu arti kata, tahu cara membaca, bahkan bisa menjawab soal dengan baik.Namun ketika mulai speaking, tiba-tiba kalimatnya terdengar kurang tepat.Misalnya:She go to school every dayHe like footballMy friends is comingKalimat tersebut masih bisa dipahami, tetapi secara tata bahasa sebenarnya kurang tepat. Inilah yang disebut Subject-Verb Agreement — kesesuaian antara subjek dan kata kerja.Kesalahan ini sangat umum terjadi, terutama pada anak yang sedang belajar berbicara bahasa Inggris.Yang menarik, kesalahan ini bukan karena anak tidak pintar. Justru biasanya terjadi karena anak fokus pada berbicara dulu, bukan pada struktur kalimat.Dan ini sebenarnya hal yang wajar dalam proses belajar.”Anak yang berani berbicara meskipun salah, biasanya justru lebih cepat berkembang dibanding anak yang takut salah.”Di sinilah peran orang tua sangat penting dalam mendampingi proses belajar anak.

Apa Itu Subject-Verb Agreement?

Subject-Verb Agreement adalah aturan bahwa kata kerja harus menyesuaikan dengan subjeknya.Secara sederhana:Jika subjek tunggal → kata kerja ikut tunggalJika subjek jamak → kata kerja ikut jamakContoh yang benar:She goes to schoolHe likes footballThey play every dayMy friends are comingKesalahan ini terlihat sederhana, tapi sangat sering terjadi saat speaking karena anak biasanya fokus pada menyampaikan ide terlebih dahulu.Contoh nyata yang sering terjadi di kelas:Tutor bertanya:”What does your father do?”Anak menjawab:”My father work in office.”Anak sebenarnya sudah paham maksudnya. Namun secara grammar, kalimat yang tepat adalah:”My father works in an office.”Kesalahan kecil seperti ini sangat umum, bahkan pada anak yang sudah cukup lancar berbicara.Hal ini menunjukkan bahwa speaking dan grammar berkembang secara bertahap, bukan sekaligus.Dan orang tua tidak perlu khawatir jika anak masih sering melakukan kesalahan seperti ini.

Kesalahan Subject-Verb Agreement yang Paling Sering Dilakukan Anak

Berikut beberapa kesalahan yang paling umum terjadi saat anak speaking:1. Lupa Menambahkan “S” pada Subjek TunggalKesalahan paling umum adalah ketika menggunakan he, she, it.Contoh salah:She play pianoHe eat breakfastMy brother like pizzaContoh benar:She plays pianoHe eats breakfastMy brother likes pizzaKesalahan ini terjadi karena dalam bahasa Indonesia, kita tidak mengubah kata kerja berdasarkan subjek.Contoh bahasa Indonesia:Saya makanDia makanMereka makanSemua tetap sama.Namun dalam bahasa Inggris, kata kerja berubah tergantung subjek.Ini yang membuat anak perlu waktu untuk terbiasa.2. Salah Menggunakan “Is” dan “Are”Kesalahan berikutnya yang sering terjadi:Contoh salah:My friends is hereThey is playingWe is readyContoh benar:My friends are hereThey are playingWe are readyBiasanya anak sudah tahu arti is dan are, tapi masih tertukar saat speaking karena berpikir terlalu cepat.Ini normal, terutama pada anak yang sedang membangun kepercayaan diri berbicara.3. Salah Menggunakan “Has” dan “Have”Kesalahan ini juga sering muncul:Contoh salah:She have a catHe have homeworkMy sister have a new bagContoh benar:She has a catHe has homeworkMy sister has a new bagKesalahan ini biasanya terjadi karena anak menghafal “have” lebih dulu dibanding “has”.Saat speaking spontan, anak cenderung menggunakan kata yang paling familiar.

Kenapa Kesalahan Ini Sangat Wajar Terjadi?

Banyak orang tua khawatir ketika anak masih sering salah grammar saat speaking.Padahal, ini adalah bagian normal dari proses belajar.Bayangkan anak belajar berjalan.Awalnya:JatuhTidak seimbangBelum stabilNamun dengan latihan, anak menjadi semakin lancar.Belajar speaking bahasa Inggris juga sama.Prosesnya biasanya:Anak berani berbicara duluAnak mulai sadar kesalahanAnak mulai memperbaikiAnak semakin lancar dan benarJika anak takut salah sejak awal, biasanya anak justru tidak mau berbicara sama sekali.Dan ini lebih berbahaya dibanding salah grammar.”Lebih baik anak berani berbicara dengan sedikit kesalahan, daripada diam karena takut salah.”

Peran Orang Tua dalam Membantu Anak Memperbaiki Subject-Verb Agreement

Orang tua tidak harus menjadi ahli grammar untuk membantu anak.Beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan:1. Jangan Langsung Mengoreksi Secara KerasContoh: Anak: “She go to school.”Orang tua bisa menjawab: “Oh, she goes to school? That’s great.”Dengan cara ini, anak belajar tanpa merasa dikoreksi.2. Biasakan Mendengar Kalimat yang BenarAnak belajar dari apa yang sering didengar.Misalnya:She playsHe likesThey areSemakin sering anak mendengar, semakin terbiasa.3. Ajak Anak Speaking Santai di RumahTidak perlu formal. Bisa seperti:Tanya kegiatan hari iniCerita tentang sekolahTebak gambarSemakin sering anak speaking, semakin cepat berkembang.

Kesimpulan: Kesalahan Adalah Bagian dari Proses Belajar

Subject-Verb Agreement memang sering menjadi kesalahan saat speaking, terutama bagi anak yang sedang belajar.Namun ini bukan masalah besar.Justru kesalahan tersebut menunjukkan bahwa:Anak sedang mencoba berbicaraAnak sedang belajar aktifAnak sedang berkembangYang paling penting adalah membangun kepercayaan diri anak terlebih dahulu, lalu grammar akan mengikuti.Peran orang tua sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.Karena ketika anak merasa nyaman, mereka akan lebih berani berbicara.Dan dari situlah kemampuan bahasa Inggris berkembang dengan lebih cepat.

Trusted by Thousands of Students

Sekarang Giliran Anda.

Artikel Lainnya

16/04/2026

Bahasa Inggris Anak Anda Macet? Mungkin Belajarnya Terlalu Serius

15/04/2026

Apakah Wajar Jika Anak Butuh Waktu Lama untuk Fasih Bahasa Inggris?

14/04/2026

5 Game Favorit Anak yang Sekaligus Bisa Melatih Bahasa Inggrisnya

10/04/2026

Subject-Verb Agreement: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Speaking

07/04/2026

Anak Laki-laki vs Perempuan: Siapa yang Lebih Jago Bahasa Inggris?

06/04/2026

Kenapa Belajar Bahasa Inggris Harus Dimulai dari Kebiasaan, Bukan Target

Daftar Sekarang!