Leaf Global Indonesia

Anak Gagal di Kelas Bahasa Inggris Sekolah? Ini Peran Orang Tua di Rumah

Banyak orang tua merasa khawatir ketika anak mulai kesulitan di kelas bahasa Inggris di sekolah. Nilai rendah, anak terlihat tidak percaya diri, atau bahkan mulai mengatakan, “Aku nggak bisa bahasa Inggris…”Situasi ini cukup sering terjadi. Bahkan, tidak sedikit anak yang sebenarnya pintar, tetapi kesulitan memahami bahasa Inggris karena kurangnya dukungan di luar sekolah.Padahal, belajar bahasa bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah. Peran orang tua di rumah sangat besar dalam membantu anak berkembang.Seperti kata pepatah:”Anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari, bukan hanya dari apa yang mereka pelajari di kelas.”Jika anak hanya belajar bahasa Inggris di sekolah selama 1–2 jam per minggu, tentu hasilnya akan sulit maksimal. Namun, jika di rumah anak juga mendapatkan dukungan, perkembangan mereka bisa jauh lebih cepat.Lalu, apa saja peran orang tua dalam membantu anak yang kesulitan bahasa Inggris?Berikut penjelasannya.

  1. Ciptakan Lingkungan Bahasa Inggris yang Santai di Rumah
    Banyak orang tua berpikir bahwa mendampingi anak belajar bahasa Inggris harus dengan cara serius seperti di sekolah. Padahal, justru pendekatan santai jauh lebih efektif.
    Bahasa adalah kebiasaan, bukan sekadar pelajaran.
    Orang tua bisa mulai dengan hal sederhana seperti:
    Mengucapkan kata-kata sederhana dalam bahasa Inggris
    Menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari
    Mengajak anak bermain sambil belajar bahasa Inggris
    Menonton film atau kartun bahasa Inggris bersama
    Contohnya:
    Saat anak ingin minum, orang tua bisa mengatakan:
    “Do you want water?”
    “Let’s drink milk.”
    “Time to eat.”
    Meskipun sederhana, kebiasaan kecil ini membantu anak terbiasa mendengar bahasa Inggris.
    Ilustrasi nyata yang sering terjadi:
    Seorang anak yang jarang mendengar bahasa Inggris biasanya akan merasa asing ketika di sekolah. Akibatnya, anak jadi lambat memahami pelajaran.
    Sebaliknya, anak yang sering mendengar bahasa Inggris di rumah akan lebih mudah memahami materi di sekolah.
    Lingkungan belajar yang santai membuat anak merasa bahasa Inggris bukan sesuatu yang sulit.
    Dan ketika anak tidak merasa takut, proses belajar akan berjalan lebih cepat.
  2. Bangun Kepercayaan Diri Anak, Bukan Tekanan
    Salah satu alasan terbesar anak gagal di kelas bahasa Inggris adalah kurangnya kepercayaan diri.
    Banyak anak sebenarnya memahami, tetapi takut salah saat berbicara.
    Beberapa kalimat yang sering diucapkan anak:
    “Takut salah”
    “Aku nggak bisa”
    “Bahasa Inggris susah”
    Ketika anak mulai berpikir seperti ini, mereka akan semakin menghindari bahasa Inggris.
    Di sinilah peran orang tua sangat penting.
    Orang tua bisa membantu dengan cara:
    Memberi pujian ketika anak mencoba berbicara
    Tidak langsung mengoreksi secara keras
    Menghargai usaha anak, bukan hanya hasilnya
    Mengajak anak latihan tanpa tekanan
    Contohnya:
    Jika anak mengatakan: “I go to school yesterday”
    Orang tua tidak perlu langsung mengatakan: “Salah, harusnya went!”
    Lebih baik respon dengan lembut: “Good! Kamu sudah berani ngomong. Kalau kemarin, biasanya pakai ‘went’ ya.”
    Cara ini membuat anak tetap percaya diri dan mau mencoba lagi.
    Cerita nyata yang sering terjadi:
    Banyak anak sebenarnya memahami grammar, tetapi takut berbicara karena takut salah. Akibatnya, kemampuan mereka tidak berkembang.
    Namun ketika orang tua memberi dukungan, anak menjadi lebih berani dan cepat berkembang.
    Karena dalam belajar bahasa, keberanian lebih penting daripada kesempurnaan.
  3. Jadikan Bahasa Inggris Sebagai Kebiasaan Harian
    Belajar bahasa Inggris tidak harus lama, yang penting konsisten.
    Bahkan 10–15 menit setiap hari lebih efektif daripada belajar lama tapi jarang.
    Orang tua bisa membuat kebiasaan sederhana seperti:
    5 kata bahasa Inggris setiap hari
    Menggunakan bahasa Inggris saat makan
    Bermain game bahasa Inggris
    Membaca buku bahasa Inggris sebelum tidur
    Menonton video edukatif bahasa Inggris
    Contohnya:
    Setiap malam sebelum tidur, orang tua bisa bertanya:
    “What did you learn today?”
    “What is your favorite food?”
    “What did you do today?”
    Percakapan sederhana ini membantu anak terbiasa berbicara.
    Ilustrasi sederhana:
    Anak yang belajar sedikit setiap hari akan lebih cepat berkembang dibandingkan anak yang belajar hanya saat ujian.
    Karena bahasa bukan hafalan, tetapi kebiasaan.
    Ketika bahasa Inggris menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, anak akan belajar tanpa merasa sedang belajar.
    Dan ini adalah cara paling efektif.
  4. Jangan Bandingkan Anak dengan Anak Lain
    Kesalahan yang sering dilakukan orang tua adalah membandingkan anak dengan teman atau saudara.
    Contoh kalimat yang sering muncul:
    “Temanmu sudah bisa bahasa Inggris”
    “Kakakmu dulu cepat belajar”
    “Kenapa kamu lambat?”
    Kalimat seperti ini justru membuat anak semakin tidak percaya diri.
    Setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda.
    Ada anak yang cepat memahami, ada yang membutuhkan waktu lebih lama.
    Dan itu sangat wajar.
    Yang terpenting bukan seberapa cepat anak belajar, tetapi bagaimana anak terus berkembang.
    Orang tua bisa fokus pada:
    Perkembangan kecil anak
    Keberanian anak mencoba
    Konsistensi belajar anak
    Dengan pendekatan ini, anak akan merasa didukung, bukan ditekan.
    Dan anak yang merasa didukung akan belajar lebih cepat.
  5. Berikan Dukungan Belajar yang Tepat
    Kadang anak kesulitan karena metode belajar di sekolah belum sesuai dengan gaya belajar mereka.
    Di sinilah orang tua bisa membantu dengan:
    Memberikan tambahan belajar yang menyenangkan
    Mengikuti kursus bahasa Inggris yang sesuai
    Mengajak anak belajar melalui aktivitas menarik
    Memberikan media belajar seperti buku atau video
    Ilustrasi nyata:
    Ada anak yang sulit memahami bahasa Inggris di sekolah karena pembelajaran terlalu teoritis.
    Namun ketika belajar dengan metode aktif dan menyenangkan, anak justru cepat berkembang.
    Karena setiap anak memiliki gaya belajar berbeda.
    Peran orang tua adalah membantu menemukan cara belajar terbaik untuk anak.

Kesimpulan: Peran Orang Tua Sangat Menentukan

Ketika anak kesulitan bahasa Inggris di sekolah, bukan berarti anak tidak mampu.
Bisa jadi anak hanya membutuhkan dukungan yang tepat di rumah.
Beberapa peran penting orang tua:
Menciptakan lingkungan bahasa Inggris yang santai
Membangun kepercayaan diri anak
Membuat bahasa Inggris sebagai kebiasaan
Tidak membandingkan anak
Memberikan dukungan belajar yang tepat
Ketika orang tua terlibat, perkembangan anak bisa jauh lebih cepat.
Karena belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang pelajaran, tetapi tentang kebiasaan, keberanian, dan dukungan.

Trusted by Thousands of Students

Sekarang Giliran Anda.

Artikel Lainnya

20/04/2026

Anak Gagal di Kelas Bahasa Inggris Sekolah? Ini Peran Orang Tua di Rumah

18/04/2026

3 Cara Menanamkan Rasa Cinta Anak Terhadap Bahasa Inggris

16/04/2026

Bahasa Inggris Anak Anda Macet? Mungkin Belajarnya Terlalu Serius

15/04/2026

Apakah Wajar Jika Anak Butuh Waktu Lama untuk Fasih Bahasa Inggris?

14/04/2026

5 Game Favorit Anak yang Sekaligus Bisa Melatih Bahasa Inggrisnya

10/04/2026

Subject-Verb Agreement: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Speaking

Daftar Sekarang!